Perbandingan Getaran Alami Struktur Jembatan Rangka Baja Belanda dengan Pengujian Ambien

Christopher Triyoso1*, Akhmad Aminullah1, Bambang Suhendro1
1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: c.triyoso@mail.ugm.ac.id

INTISARI

Banyaknya jembatan yang telah dibangun atau akan dibangun di Indonesia menunjukkan peningkatan kebutuhan untuk mengevaluasi kondisi strukturalnya. Salah satu jenis jembatan yang sudah cukup tua namun masih banyak digunakan adalah jembatan baja warren. Oleh karena itu, penelitian ini secara khusus memilih untuk mengkaji kondisi jembatan dengan jenis rangka Belanda. Untuk memenuhi kebutuhan evaluasi tersebut, perlu diterapkan suatu metode pengujian jembatan yang efisien dan akurat. Salah satu metode yang cukup praktis adalah dengan menggunakan uji dinamik, di mana metode ambien menjadi salah satu pilihan yang relevan. Perbedaan antara frekuensi lapangan dan frekujensi pemodelan dapat digunakan untuk memperkirakan nilai kondisi jembatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi Jembatan Sardjito di lapangan, membandingkan hasil lapangan dengan penghitungan analitis dan menarik suatu kesimpulan terkait kondisi jembatan. Penelitian dilakukan dengan memodelkan jembatan pada SAP2000, melakukan pengujian lapangan dengan menggunakan akselerometer, dan melakukan analisa dengan Fast Fourier Transform. Pengujian dengan uji ambien dilakukan dengan menggunakan 3 unit akselerometer. Akselerometer ditempatkan pada ¼, ½, dan ¾ bentang jembatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jembatan Sardjito memiliki selisih sebesar 10,91% di bawah frekuensi jembatan dalam kondisi ideal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Jembatan Sardjito mengalami rusak ringan (non struktural) dengan nilai kondisi sedang.

REFERENSI

Bruno J. Afonso Costa, Filipe Magalhães, Álvaro Cunha, 2014. “Ambient vibration testing in the rehabilitation of
centenary steel bridges.” Proceedings of the 9th International Conference on Structural Dynamics, EURODYN.
Direktorat Jenderal Bina Marga, 2002. “Pt T-05-2002-B Pedoman/ Petunjuk Teknik Dan Manual,” Jakarta:
Direktorat Jenderal Bina Marga
Direktorat Jenderal Bina Marga, 2011. “024/BM/2011 Pedoman tentang Penentuan Nilai Sisa Kapasitas Jembatan,”
Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga
Mario Paz, William Leigh, 2004. “Structural Dynamics Theory and Computation.”
Sarjono Anwar Ardhi, Tri Cahyo Utomo, 2013. “Analisis Kemampuan Layan Jembatan Rangka Baja Soekarno-Hatta
Malang Ditinjau Dari Aspek Getaran, Lendutan Dan Usia Fatik Skripsi.”