Kajian Tentang Pengetahuan, Sikap, Praktek dan Hambatan Pemangku Kepentingan Terhadap Penerapan Sertifikasi Laik Fungsi (Studi Kasus: Perbandingan pada Wilayah Yogyakarta dan Maluku)

Tarmizi Taher Nuhuyanan (1), Ashar Saputra (2*), Suprapto Siswosukarto (3)
(1) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: saputra@ugm.ac.id

INTISARI

Indonesia memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap gempa bumi akibat letaknya di Cincin Api Pasifik, yang menyebabkan banyak bangunan mengalami kerusakan. Untuk menjamin keselamatan dan keandalan bangunan, pemerintah menerapkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebagai regulasi yang memastikan kepatuhan terhadap standar administratif, teknis, dan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan pemangku kepentingan terhadap Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan gedung di wilayah Yogyakarta dan Maluku. Selain itu, studi ini juga mengidentifikasi hambatan dalam pengurusan dan implementasi SLF, serta membandingkan kesiapan pemangku kepentingan dalam meningkatkan penerapannya di kedua wilayah. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari 52 responden di Yogyakarta dan 31 responden di Maluku, kemudian dianalisis metode Knowledge, Attitude, dan Practice (KAP) dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa pemangku kepentingan memiliki sikap positif, namun tingkat pemahaman dan praktik masih bervariasi. Tingkat kesiapan di Yogyakarta lebih baik karena dukungan regulasi dan kapasitas teknis yang memadai. Di sisi lain, Maluku
masih membutuhkan pelatihan dan kebijakan pendukung. Tiga kendala utama di Yogyakarta adalah: (1) pemenuhan persyaratan administratif atau dokumen perizinan lain, (2) kurangnya proyek percontohan SLF, dan (3) kurangnya sosialisasi SLF kepada
pemilik bangunan. Sementara itu, tiga kendala utama di Maluku mencakup: (1) kurangnya proyek percontohan SLF, (2) kurangnya sosialisasi SLF kepada pemilik bangunan, dan (3) kurangnya kesadaran tentang SLF dan manfaatnya.

REFERENSI

Blaskova, M., Blasko, R., Kozubikova, Z., & Kozubik, A. (2015). Trust and Reliability in Building Perfect
University. Procedia- ocial and Behavioral Sciences, 205(May), 70–79. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.09.019

Covarrubias, A., Mourgues, C., & Arroyo, P. (2016). VSM For Improving The Certificate Of Occupancy Process In
Real Estate Projects-A Chilean Case Study. Proceedings IGLC-24, 4, 123–132. www.iglc.net

Dasar, A., Patah, D., Caronge, M. A., & Apriansyah. (2024). Technical issues on forensic assessment of post-
earthquake building damage—Case study of the Hajj Dormitory Building, Mamuju, Indonesia. Structures, 66(June),

106772. https://doi.org/10.1016/j.istruc.2024.106772

Fauziyyah, R., Gunawan, E., Widiyantoro, S., Meilano, I., & Syamsuddin. (2023). Early postseismic deformation of
the 2018 Lombok, Indonesia, earthquake sequence constrained by GPS data. Journal of Geodynamics, 156(July
2022), 101971. https://doi.org/10.1016/j.jog.2023.101971

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23. BPFE Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariete SPSS 25 (9 th ed). Universitas Diponegoro.

Goh, Y. M., & Chua, S. (2016). Knowledge, attitude and practices for design for safety: A study on civil & structural
engineers. Accident Analysis and Prevention, 93, 260–266. https://doi.org/10.1016/j.aap.2015.09.023

Gumucio, S., Merica, M., Luhmann, N., Fauvel, G., Zompi, S., Ronsse, A., Courcaud, A., Bouchon, M., Trehin, C.,
Schapman, S., Cheminat, O., Ranchal, H., Simon, S., & du Monde, M. (2011). Data collection quantitative methods,
the KAP survey model (knowledge, attitude and practices). IGC communigraphie.

Hardaningrum, F., Wibisono, R. E., & Ilhamzah, T. (2024). Analisis Pelaksanaan Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi
(SLF) Bangunan Gedung di Kota Surabaya dengan Metode Statistika Deskriptif. Publikasi Riset Orientasi Teknik
Sipil (Proteksi), 6(2), 127–133. https://doi.org/10.26740/proteksi.v6n2.p127-133

Heriyusman, D. (2021). Pemetaan Faktor-Faktor Pengaruh Implementasi Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung:
Pendekatan Gap Analysis. Jurnal Sains Dan Teknologi ISTP, 15(2), 154–167. https://doi.org/10.59637/jsti.v15i2.89
Hoang, B. A. (2023). Reliability Assessment of Existing Reinforced Concrete Buildings: A Case Study. AIP
Conference Proceedings, 2560(1), 1–15. https://doi.org/10.1063/5.0124822

Kusumahastiti, A., Siswosukarto, S., & Priyosulistyo, H. (2022). Factors Affecting the Speed of Certificate
Acceptance of Functionality. Journal of Development and Integrated Engineering, 2(1), 11–20.
https://doi.org/10.17509/jodie.v2i1.46910

Lamdu, A. K. A., Koreh, A. W., & Fernandez, R. L. (2024). Analisis Pelaksanaan Sertifikat Laik Fungsi Pada
Perumahan Subsidi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan,
12(2), 171–179.

Librian, V., Ramdhan, M., Nugraha, A. D., Mukti, M. M., Syuhada, S., Lühr, B. G., Widiyantoro, S., Mursitantyo,
A., Anggraini, A., Zulfakriza, Z., Muttaqy, F., & Mi’rojul Husni, Y. (2024). Detailed seismic structure beneath the
earthquake zone of Yogyakarta 2006 (Mw ∼6.4), Indonesia, from local earthquake tomography. Physics of the Earth
and Planetary Interiors, 351(March), 107170. https://doi.org/10.1016/j.pepi.2024.107170

Linggar, S., Aminullah, A., & Triwiyono, A. (2019). Analysis of building and its components condition assessment
case study of dormitory buildings. MATEC Web of Conferences, 258, 03003.
https://doi.org/10.1051/matecconf/201925803003

Maruli, G. S. (2022). Activities in The Certificate of Occupancy Process That Often Experience Delays In Jakarta
City, Indonesia. International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP), 12(7), 106–110.
https://doi.org/10.29322/ijsrp.12.07.2022.p12714

Mason, H. B., Montgomery, J., Gallant, A. P., Hutabarat, D., Reed, A. N., Wartman, J., Irsyam, M., Simatupang, P.
T., Alatas, I. M., Prakoso, W. A., Djarwadi, D., Hanifa, R., Rahardjo, P., Faizal, L., Harnanto, D. S., Kawanda, A.,
Himawan, A., & Yasin, W. (2021). East Palu Valley flowslides induced by the 2018 MW 7.5 Palu-Donggala
earthquake. Geomorphology, 373. https://doi.org/10.1016/j.geomorph.2020.107482

Mustafa, F. A. (2017). Performance assessment of buildings via post-occupancy evaluation: A case study of the
building of the architecture and software engineering departments in Salahaddin University-Erbil, Iraq. Frontiers of
Architectural Research, 6(3), 412–429. https://doi.org/10.1016/j.foar.2017.06.004

Peraturan Pemerintah No 16. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2021. In Sekretariat
Negara Republik Indonesia. http://www.jdih.setjen.kemendagri.go.id/

Permen PUPR No 27. (2018). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia
Nomor 27/PRT/M/2018 Tentang Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Praganingrum, T. I., Pradnyadari, N. L. M. A. M., & Firanthi, P. O. M. (2023). Analisis Keandalan Bangunan Gedung
(Studi Kasus : Bangunan Gedung Rektorat Universitas Mahasaraswati Denpasar). Jurnal Ganec Swara, 17(1), 8–14.
https://doi.org/10.35327/gara.v17i1.364

Pratiwi, S. A., & Nurriqli, A. (2023). Pengaruh Pengetahuan (Knowledge) Dan Pertimbangan (Judgement) Terhadap
Pengambilan Keputusan (Decision Making) Menggunakan BRT Banjarbakula. Kindai, 19(2), 168–171.
https://doi.org/10.35972/kindai.v19i2.1172

Priyo, M., & Wijatmiko, I. H. (2011). Evaluasi Keandalan Fisik Bangunan Gedung (Studi Kasus di Wilayah
Kabupaten Sleman). Jurnal Ilmiah Semesta Teknika, 14(2), 150–159.

Rita, R. P., Saputra, A., & Ahmad, J. S. M. (2023). Stakeholders’ Barriers To Green Building Project At Universitas
Gadjah Mada Indonesia. International Journal of GEOMATE, 25(107), 107–114.
https://doi.org/10.21660/2023.107.3802

Simanjuntak, M. R. A., & Bernard, B. (2013). Identifikasi Variabel Penting Keandalan Bangunan Gedung Di Kota
Serang. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 3(3), 185–193.
https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jime/article/download/4279/3808

Simbolon, L. N. S. (2021). Evaluasi Kinerja Bangunan Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat.Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 5(2), 147–160.
https://doi.org/10.12962/j26151847.v5i2.14501

Sugiyono. (2007). Statistika untuk Penelitian. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sulistyawati, R., & Widayanti, D. A. (2024). Penilaian Laik Fungsi Bangunan Gedung UDD PMI Kabupaten
Banyumas. TEODOLITA : Media Komunikasi Ilmiah Dibidang Teknik, 25(1), 49–59.

Taurino, N., & Wiyanto, H. (2022). Studi Penilaian Keandalan Bangunan Gedung. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil,
5(1), 257–264. https://doi.org/10.24912/jmts.v5i1.7063

Toh, Y. Z., Goh, Y. M., & Guo, B. H. W. (2017). Knowledge, Attitude, and Practice of Design for Safety: Multiple
Stakeholders in the Singapore Construction Industry. Journal of Construction Engineering and Management, 143(5),
1–11. https://doi.org/10.1061/(asce)co.1943-7862.0001279

Wang, Q. A., Chen, J., Ni, Y. Q., Xiao, Y. F., Liu, N. B., Liu, S. K., & Feng, W. S. (2025). Application of Bayesian
networks in reliability assessment: A systematic literature review. Structures, 71(September 2024).
https://doi.org/10.1016/j.istruc.2024.108098

Wuryanti, W., & Suhedi, F. (2016). Penginterpretasian Hasil Inspeksi Keandalan Bangunan Gedung. Jurnal
Permukiman, 11(2), 74–87. https://doi.org/10.31815/jp.2016.11.74-87

Zhao, S., McClusky, S., Cummins, P. R., & Miller, M. S. (2024). Co-seismic and post-seismic deformation associated
with the 2018 Lombok, Indonesia, earthquake sequence, inferred from InSAR and seismic data analysis. Remote
Sensing of Environment, 304(June 2023), 114063. https://doi.org/10.1016/j.rse.2024.114063.