A. Yusti1, A.S.B. Nugroho*, A. Aminullah
1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: arief_sbn@ugm.ac.id
Pekerjaan pemasangan atap baja bentang panjang dengan sistem space frame menghadirkan tantangan teknis yang kompleks, terutama pada proyek berskala besar dengan geometri struktur yang tidak simetris. Tantangan geometri struktur dan keterbatasan ruang pada proyek skala besar menuntut efisiensi pelaksanaan yang berbasis pada ketepatan metode dan koordinasi teknis di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas pekerjaan pemasangan atap rangka baja dengan sistem space frame pada proyek GIK UGM menggunakan bantuan tower crane. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan pemantauan menggunakan kamera time lapse terhadap proses ereksi Rafter H8 dan H8’. Setiap Rafter terdiri dari tujuh modul dengan variasi bentuk dan berat. Analisis menunjukkan bahwa berat modul tidak berpengaruh signifikan terhadap durasi pemasangan maupun produktivitas. Produktivitas lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor teknis seperti jumlah sambungan flange, kompleksitas posisi modul, penyesuaian saat pemasangan, serta efektivitas penggunaan tower crane dan sistem shoring. Modul dengan jumlah sambungan lebih banyak atau berada di posisi kritis membutuhkan waktu pemasangan yang lebih lama. Produktivitas tertinggi dicapai pada Modul 1 Rafter H8 (316,9 kg/menit), sedangkan terendah pada Modul 7 Rafter H8′ (31,15 kg/menit). Rekomendasi teknis seperti metode perakitan penuh (pre-assembly) dan evaluasi
toleransi fabrikasi disarankan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan pada proyek serupa di masa depan.
REFERENSI
Choi, Y. S., Kim, T., & Kim, S. (2020). Comparative Analysis of Lifting Loads of Tower Cranesby Core
Structure Construction Methods. International Journal of High-Rise Buildings, 9(3), 301–306.
https://doi.org/10.21022/IJHRB.2020.9.3.301
Dokumen Arsip Proyek. (2023). Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Balai Prasarana
dan Permukiman Wilayah D.I Yogyakarta.
Flaherty, D. M. (2019). The Critical Pick: A Crane Rigging Demonstration.
Forsythe, P. J., & Sepasgozar, S. M. E. (2019). Measuring installation productivity in prefabricated timber
construction. Engineering, Construction and Architectural Management, 26(4), 578–598.
https://doi.org/10.1108/ECAM-09-2017-0205
Guo, H., Zhou, Y., Pan, Z., Zhang, Z., Yu, Y., & Li, Y. (2022). Automated Selection and Localization of Mobile
Cranes in Construction Planning. Buildings, 12(5). https://doi.org/10.3390/buildings12050580
Han, S., Hasan, S., Lei, Z., Altaf, M. S., & Al-Hussein, M. (2013). A framework for crane selection in large
scale industrial construction projects. ISARC 2013 – 30th International Symposium on Automation and
Robotics in Construction and Mining, Held in Conjunction with the 23rd World Mining Congress.
Seong, T. H., Ngian, S. P., & Zin, R. M. (2023). Economical Aspect of Truss Design Through Geometry
Configuration. Journal of Advanced Research in Applied Sciences and Engineering Technology, 30(1),
105–114. https://doi.org/10.37934/araset.30.1.105114
Shehata, M., Hafez, S. M., El-Lakany, A., & Abo El-Magd, Y. (2007). Establishing the optimum location of a
single tower crane using a smart mathematical model. Dalam Alexandria Engineering Journal (Vol. 46,
Nomor 4).
Sinaga, F. Z., & Solikin, M. (2023). Produktivitas Alat Berat Tower Crane Untuk Pengecoran Pada
Pembangunan Gedung (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung XYZ di Jl. Pemuda). Prosiding
Seminar Nasional Teknik Sipil.
Vayas, I., Ermopoulos, J., & Ioannidis, G. (2019). Fabrication and erection. Dalam Springer Tracts in Civil
Engineering (hlm. 337–400). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-95474-5_8
Yates, J. K. (2014). Productivity Improvement Construction Engineering and for Implementing Programs That
Save Money and Time. ASCE Press.
Yazdi, A. J., Maghrebi, M., & Bolouri Bazaz, J. (2018). Optimizing the lift process in high-rise construction
projects. https://doi.org/10.22060/ceej.2018.13868.5496