Donny Priatmaja1*, Rachmad Jayadi1, Endita Prima Ari Pratiwi1 1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: donnypriatmaja@mail.ugm.ac.id

Evaluasi Kinerja Distribusi Air Irigasi di Daerah Irigasi Van der Wijck

Donny Priatmaja(1)*, Rachmad Jayadi(1), Endita Prima Ari Pratiwi(1)

1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: donnypriatmaja@mail.ugm.ac.id

INTISARI

Distribusi air irigasi yang tidak merata menyebabkan ketidaksesuaian antara suplai dan kebutuhan air pada lahan pertanian. Kondisi ini juga terjadi di Daerah Irigasi Van der Wijck, yang menunjukkan perbedaan pemberian air antara bagian hulu dan hilir jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja distribusi air irigasi berdasarkan data sekunder dan hasil pengukuran debit di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi jaringan serta pengukuran hidrometri pada tiga bangunan bagi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rasio suplai terhadap kebutuhan air berkisar antara 0,22 hingga 1,69, dengan nilai tertinggi di wilayah hulu (Kejuron Van der Wijck) sebesar 1,22–1,69 yang menunjukkan kondisi surplus, serta nilai terendah di wilayah hilir (Kejuron Rewulu dan Sedayu) sebesar 0,22–0,30 yang menunjukkan kondisi defisit air. Temuan lapangan juga menunjukkan adanya permasalahan fisik berupa kebocoran saluran, papan duga yang tidak terbaca, serta pengambilan air untuk keperluan non pertanian. Selain itu, pengaturan pintu air belum dilakukan secara optimal dan masih memerlukan pedoman operasi yang lebih sesuai dengan kondisi saluran terkini. Hasil olahan data hidrometri selanjutnya digunakan untuk menyusun pedoman operasi bukaan pintu air yang lebih akurat guna meningkatkan kinerja distribusi air irigasi.

REFERENSI

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2013). Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan (KP-04). Kementerian PUPR.

Inadhi, K. L., Prayogo, T. B., & Fidari, J. S. (2022). Studi penilaian kinerja sistem irigasi menggunakan aplikasi Epaksi dan metode fuzzy set theory di Daerah Irigasi Ketapang Barat Kabupaten Sampang. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(2), 92–103.

Lankford, B. A., & Agol, D. (2024). Irrigation is more than irrigating: Agricultural green water interventions contribute to blue water depletion and the global water crisis. Water International, 49(6), 760–781.

Sutrisno, N., & Hamdani, A. (2019). Optimalisasi pemanfaatan sumber daya air untuk meningkatkan produksi pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 73–88.

 

Suweta, I. M. B., Tika, I. W., & Aviantara, I. G. N. A. (2023). Analisis rasio prestasi manajemen (RPM) pada distribusi air irigasi Subak Gede Kedewatan. Jurnal Beta (Biosistem dan Teknik Pertanian), 11(2), 493–500.