Nabila Dhea Ammara, Adam Pamudji Rahardjo*, Karlina
, Rachmad Jayadi
1Magister Teknik Pengelolaan Bencana Alam, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
2Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: rahardjo.adam@ugm.ac.id
Banjir yang terjadi di Kabupaten Demak pada Februari 2024 menimbulkan dampak yang signifikan bagi masyarakat, infrastruktur, dan lingkungan. Kondisi sistem DAS diduga menjadi salah satu faktor pemicu banjir. Pada penelitian ini, wilayah hulu Sungai Wulan dibagi menjadi lima Sub DAS. Analisis dilakukan menggunakan HEC-HMS dengan data curah hujan time series selama kejadian banjir sebagai input utama. Parameter model sub DAS ditentukan berdasarkan curve number yang diolah dari data tata guna lahan serta hydrologic soil group, serta metode transform menggunakan hidrograf satuan sintetik Gama I. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa debit puncak yang dihasilkan di Sub DAS 1 sebesar 380,2 m3 /s, Sub DAS 2 sebesar 751 m3 /s, Sub DAS 3 sebesar 1.505,1 m3 /s yang direduksi oleh Waduk Kedungombo menjadi sebesar 129.3 m3 /s, Sub DAS 4 sebesar 383,4 m3 /s, Sub DAS 5 sebesar 220 m3 /s, dan outlet akhir sebesar 1.236,6 m3 /s. Hasil pemodelan di outlet mendekati informasi di lapangan yang melaporkan bahwa nilai debit di atas 1.100 m3 /s. Berdasarkan hasil tersebut Sub DAS 2 menjadi kontributor utama yang perlu menjadi perhatian. Namun demikian, mengingat kompleksitas permasalahan banjir, penelitian lanjutan dengan pendekatan multi-kriteria diperlukan untuk mengidentifikasi dan memahami faktor-faktor pemicu lainnya secara lebih holistik.
REFERENSI
Adidarma, W.K., 2013. Teknik perhitungan banjir desain untuk bendungan dengan data terbatas khususnya di
Indonesia. Jurnal Teknik Hidraulik, 4(2), 105-116.
Amin, M.B.A., Toyfur, M.F., Fransiska, W., Marlina, A., 2020. Delineasi DAS dan Elemen Model Hidrologi
Menggunakan HEC-HMS Versi 4.4. Cantilever, 9, 33-38. DOI: https://doi.org/10.35139/cantilever.v9i1.37
Ayasha, N., & Bota, L.O., 2023. Evaluation of GSMaP Data for Extreme Rain Events and Causing Floods in
Kotawaringin. JURNAL GEOGRAFI, 20, 26-30. htpps://doi.org/10.15294/jg.v20i1.40196
BBWS Pemali Juana., 2024. Bahan Informasi Kegiatan BBWS Pemali Juana 2024.
BNPB., 2024. Indografis Bencana Tahun 2024. Diakses dari https://gis.bnpb.go.id/infobencana/, pada 1 Oktober
2024
Cantik, B.K.P., Sapan, E.C.A., Ghiffari, M.R.A., Yuvhendmindo, M.R., Aziz, M.L., 2022. Surface Runoff Analysis
Using SCS-CN Method in Summarecon Serpong Area. INERSIA, 18.
https://dx.doi.org/10.21831/inersia.v18i2.53248
Chow, V.T., Maidment, D.R., dan Mays, L.Y., (1988). Applied Hydrology, McGraw-Hill, New-York.
Gashu, M.W., Sintayehu, G., Balayneh, A., Munye, K., 2023. Assessment of River Bank Overtopping the Problem
Using HEC‑RAS (in the case of Sedie River, Abbay Basin, Ethiopia). Water Conservation Science and
Engineering, 8, 26-30. https://doi.org/10.1007/s41101-023-00197-w
Harto, S., 1993. Analisis Hidrologi. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.
Indrianawati., Hakim, D.M., Deliar, A., 2013. Penyusunan Basis Data untuk Identifikasi Daerah Rawan Banjir
Dikaitkan dengan Infrastruktur Data Spasial Studi Kasus: Provinsi Jawa Barat. Jurnal Itenas Rekayasa,
XVII(1), 22-31.
Liu, Q., Du, M., Wang, Y., Deng, J., Yan, W., Qin, C., Liu, M., Liu, J., 2024. Global, regional and national trends
and impacts of natural floods, 1990–2022. Bull World Health Organ, 102, 410-420. doi:
http://dx.doi.org/10.2471/BLT.23.290243
Ramadan, A. N. A., Adidarma, W. K., Riyanto, B.A., & Windianita, K. 2018. Penentuan hydrologic soil group untuk
perhitungan debit banjir di Daerah Aliran Sungai Brantas Hulu. Jurnal Sumber Daya Air, 13(2), 69-82.
Satriyo, R.Y., 2024. Evaluasi Kinerja Operasi Banjir Waduk Kedung Ombo dengan Simulasi Early Release
Reservoir. Tesis: Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Sujono, J., 2013. Ratio Abstraksi Awal Metode SCS-CN Untuk Perhitungan Volume Limpasan. Annual Engineering
Seminar.
PUPR., 2024. Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Jratunseluna.
PUPR., 2022. Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Jratunseluna.