R. Maria1, L.B Suparma*2, S. Siswosukarto2
1Magister Sistem Dan Teknik Transportasi, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
2Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: lbsuparma@ugm.ac.id
Peningkatan volume lalu lintas membawa tantangan besar, salah satunya adalah kerusakan pada perkerasan jalan yang diakibatkan oleh genangan air. Salah satu lapisan penting dalam perkerasan jalan adalah Lapisan pondasi Agregat Kelas A, dan pasir zeolit menjadi alternatif menarik sebagai agregat halus karena kemampuannya untuk penyerapan air tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Lapis Pondasi Agregat Kelas A menggunakan pasir zeolit dan membandingkan pengaruh metode pemadatan terhadap kinerja lapis pondasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan eksperimental menggunakan variasi yaitu 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% dengan rentang penambahan air 2%. Metode pengujian mengacuh pada SNI, mencakup karakteristik material dan membandingkan metode pemadatan standard dan modified proctor terhadap campuran Lapis Pondasi Agregat Kelas A. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase pasir zeolit membuat nilai kepadatan kering maksimum pada kedua metode pemadatan tersebut semakin menurun. Pada metode standard proctor, penggunaan pasir zeolit sebesar 25% menurunkan nilai kepadatan kering maksimum sebesar 0,021 gr/cm³. Jika pasir zeolit digunakan 100%, penurunan mencapai 0,201 gr/cm³ dari campuran kontrol (0% zeolit). Pada metode modified proctor, penggunaan 100% pasir zeolit menyebabkan penurunan nilai kepadatan kering maksimum sebesar 0,265 gr/cm³, ini dikarenakan pasir zeolit membutuhkan kadar air lebih tinggi dan menghambat proses pemadatan serta mengurangi kerapatan agregat.
REFERENSI
Abdurrohman, R. (2020). Kajian lapis permukaan aspal beton dibuat dengan batu zeolit dari Karangnunggal Kab.
Tasikmalaya (Doctoral dissertation, Universitas Siliwangi).
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2020). Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2. Edaran Dirjen Bina Marga Nomor
02/SE/Db/2018, Revisi 2, 6.1-6.104
Endayanti, M., Napitupulu, J., Hendra, Roganda, F., 2020. Dolok Sanggul Pakkat Pada Sta 32+000 Dengan
Menggunakan Pemodelan Plaxis (Study Laboratorium).
Koagouw, P.B.J., Kaseke, O.H., Manoppo, M.R.E., 2016. Pengaruh Kepipihan Butiran Agregat Kasar Terhadap
Daya Dukung Lapis Pondasi Agregat Kelas-A. Jurnal Sipil Statik 4, 287–294.
Shon, C.S., Estakhri, C.K., 2018. In-situ and laboratory investigation of modified drilling waste materials applied
on base-course construction. International Journal of Pavement Research and Technology 11, 225–235.
Terzi, S., Büyükdoğaç, E.M., 2018. Evaluation Of Zeolite And Pumice Waste As Mineral Aggregate And Filler For
Producing Lightweight Asphalt Concrete Mixtures. Mühendislik Bilimleri ve Tasarım Dergisi 6, 118–123.
Zhang, Y., Leng, Z., Zou, F., Wang, L., Chen, S.S., Tsang, D.C.W., 2018. Synthesis of zeolite A using sewage
sludge ash for application in warm mix asphalt. J Clean Prod 172, 686–695.