RR. Annisa Raisti Rahmatika1, Siti Malkhamah1, Sigit Priyanto1
1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: malkhamah@ugm.ac.id
Penyelenggaraan teknologi Weigh In Motion (WIM) merupakan upaya mempercepat deteksi kendaraan yang berpotensi melakukan Pelanggaran Over Dimention Over Loading (ODOL). WIM merupakan inovasi teknologi alat timbang dalam pelayanan publik era teknologi industri khususnya angkutan barang sebagai pilot project Kementerian Perhubungan. Permasalahan ODOL di Indonesia terus meningkat disebabkan pelaku usaha logistik tidak mematuhi batasan berat dan dimensi yang ditetapkan. Kementerian Perhubungan menyempurnakan perundang undangan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2021 tentang Pengawasan Muatan Angkutan Barang dan Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan. Metode analisis deskriptif menggunakan metode PIECES Framework dalam menyimpulkan apakah hipotesis yang dirumuskan terbukti atau tidak efektivitasan penerapan teknologi Weigh in Motion (WIM) di UPPKB Kulwaru. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara, melakukan studi pustaka, serta menyebarkan kuesioner kepada 34 petugas UPPKB Kulwaru. Hasil penelitian menunjukkan teknologi WIM mampu memberikan informasi sebagai pencatatan dan pengawasan penimbangan, namun belum mampu memberikan penindakan bagi kendaraan ODOL di jalan. Terbukti 35 pertanyaan kuesioner dapat digunakan karena valid dan reliabel. Evaluasi hasil analisis efektivitas penerapan WIM dengan metode PIECES Framework menunjukkan responden setuju efektif dengan nilai persentae rata rata 77,4%. Informasi yang dihasilkan sistem WIM dan JTO diharap mampu untuk menindak angkutan barang yang melakukan pelanggaran ODOL di jalan secara elektronik.
REFERENSI
Arifaini, I. A., & Soeskandi, H. (2022). Analisis Hukum Kebijakan Kelebihan Dimensi dan Kelebihan Muatan
Terhadap Demonstran Gerakan Sopir Jawa Timur. Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social
Political Governanc, 985-1002.
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Biro Komunikasi dan Informasi Publik. (2022, Februari 7). Jelang Zero ODOL 2023, Kemenhub Terus Sosialisasikan
Penegakan Hukum Truk ODOL. Retrieved Desember 2023, from Kementerian Perhubungan Republik:
https://portal.dephub.go.id/post/read/jelang-zero-odol-2023,-kemenhub-terus-sosialisasikan-penegakan-hukum
truk-odol
Dontu, A. I., Barsaneseu, P. D., Andrusca, L., & Danila, N. A. (2020). Weigh-in-motion sensors and traffic
monitoring systems – Sate of the art and development trends . IOP Conference Series: Materials Science and
Engineering, 1-18.
Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. (2020). Kajian Kebijakan ZERO ODOL : Membangun Kebijakan
Transportasi Darat yang Efektif di Indonesia. Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26. Edisi Ke-10 . Semarang: Badan
Penerbit Universitas Diponegoro.
Hariyanto, B., Widodo, S., & Murti, T. (2021). The Effectiveness of Supervision Over Dimension and Over Load
Trucks in Bengkulu Province. Bengkulu.
Kementerian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat. (2020). Peraturan Direktur Jendral Perhubungan
Darat No: KP.4413/AJ.307/DRJD/2020. Jakarta.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (2019). Surat Edaran No SE 21 Tahun 2019 Tentang Pengawasan
Terhadap Mobil Barang Atas Pelanggaran Muatan Berlebih (Over Loading) dan atau Pelanggaran Ukuran Lebih
(Over Dimention). Jakarta: Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (2021). PM Perhubungan No PM 18 Tahun 2021 Pengawasan Muatan
Angkutan Barang dan Penyelenggaraan Penimbang Kendaraan Bermotor Di Jalan. Indonesia.
Mosas Group. (2023). Weigh in Motion System Wirth Prior Notice. Retrieved from Smart Transportation
Technologies: https://www.mosas.com.tr/sinyalizasyon/en/solutions/wim/
Presiden Republik Indonesia. (2009). UUD RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Jakarta.
Purnomo, N. H. (2023). Evaluasi Penggunaan Sistem Jembatan Timbang Online (JTO) Terintegrasi dengan Metode
PIECES Framework. Jurnal Algoritma STMIK LIKMI, 87-98.
Putri, N. A., & Indriyanti, A. D. (2021). Penerapan PIECES Framework sebagai Evaluasi Tingkat Kepuasan
Mahasiswa terhadap Penggunaan Sistem Indormasi Akademik Terpadu (SIAKADU) pada Universitas Negeri
Surabaya. Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence, 78-84.
Richard, & Steers, M. R. (1985). Efektivitas Organisasi. Erlangga.
Sudaryono. (2021). Metodologi Penelitian : Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Edisi Ke-2. Depok: PT.
Rajagrafindo Persada.
Wetherbe, J. C., & Vitalari, N. P. (1994). Systems Analysis and Design: Best Practices. West Group.
Wibisono, R., & Andriansyah, M. F. (2023). Identifikasi Pola Pergerakan Kendaraan Angkutan Barang di Jembatan
Timbang UPPKB Trosobo. Narotama Jurnal Teknik Sipil, 7, 36-42.