Angga Zulani(1), Latif Budi Suparma(1)*, Taqia Rahman (1)
1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: lbsuparma@ugm.ac.id
Modulus elastisitas merupakan salah satu parameter utama dalam menilai kinerja campuran aspal dalam konstruksi perkerasan jalan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu terhadap nilai modulus elastisitas pada lapisan Asphalt Concrete Wearing Course (AC WC) dengan gradasi Federal Aviation Administration (FAA) menggunakan metode Indirect Tensile Stiffness Modulus (ITSM). Variasi suhu uji digunakan untuk menyimulasikan kondisi lingkungan yang beragam untuk memahami bagaimana perubahan suhu dapat memengaruhi kekakuan campuran aspal. Berdasarkan hasil pengujian Indirect Tensile Stiffness Modulus di laboratorium menunjukkan bahwa hasil pengujian pada suhu 20°C menghasilkan nilai modulus kekakuan sebesar 3779 MPa, pada suhu 30°C menghasilkan nilai modulus kekakuan sebesar 823 Mpa, pada suhu 40°C menghasilkan nilai modulus kekakuan sebesar 556 MPa dan pada suhu 50°C menghasilkan nilai modulus kekakuan sebesar 366 Mpa. Penambahan temperatur dari 20°C ke 50°C menurunkan modulus kekakuan sebesar 90%.
REFERENSI
Bodin, D., Terrier, J.-P., Perroteau, C., Hornych, P., Marsac, P., (2009). “Effect of temperature on fatigue
performances of asphalt mixes”.
Kaloush, K.E., Witczak, M.W., Sotil, A.C., Way, G.B., (2003). “Laboratory evaluation of asphalt rubber mixtures
using the dynamic modulus test”, dalam: 82th Transportation Research Board Annual Meeting, Washington DC.
Kumara, A.A.B.A., Arifin, S., Bahar, T., (2023). “The Effect Of The Elasticity Modulus Of Asphalted Surfaces On
Rutting Depth On Narrow Cracking Conditions”, dalam: Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi.
hlm. 150–158.
Kumlai, S., Jitsangiam, P., Pichayapan, P., (2017). “The implications of increasing temperature due to climate change
for asphalt concrete performance and pavement design”. KSCE Journal of Civil Engineering 21, 1222–1234.
https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s12205-016-1080-6
Li, N., Zhan, H., Yu, X., Tang, W., Yu, H., Dong, F., (2021). “Research on the high temperature performance of
asphalt pavement based on field cores with different rutting development levels”. Mater Struct 54.
https://doi.org/10.1617/s11527-021-01672-3.
Li, Y., Liu, L., Xiao, F., Sun, L., (2017). “Effective temperature for predicting permanent deformation of asphalt
pavement”. Constr Build Mater 156, 871–879.
Mukhlis, M., Lusyana, L., Suardi, E., Fitri, R., Sagita, D.C., (2022). “Perbandingan Karakteristik Campuran Asphalt
Concrete-Wearing Course (AC-WC) Menggunakan Aspal PEN 60/70 dan Aspal PG 76”. Jurnal Ilmiah Rekayasa
Sipil 19, 88–95.
Prasetyo, S., Hidayat, U., Haryanto, Y.D., Riama, N.F., (2021). “Variasi dan Trend Suhu Udara Permukaan di Pulau
Jawa Tahun 1990-2019”. Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian 18, 60–68.
https://doi.org/10.15294/jg.v18i1.27622.
Suardi, E., Fitri, R., Chintya Sagita, D., Teknik Sipil, J., Negeri Padang, P., (2022). “Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil
Perbandingan Karakteristik Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) Menggunakan Aspal PEN 60/70
dan Aspal PG 76”.