I.A. Saputri1, M.R.F. Amrozi1*, L.B. Suparma2

1Magister Sistem Teknik dan Transportasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

2Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: fahmi.amrozi@ugm.ac.id

Analisis Modulus Elastisitas dan Sisa Masa Layan Struktural Perkerasan Lentur dengan Metode Mekanistik-Empirik

I.A. Saputri(1), M.R.F. Amrozi(1)*, L.B. Suparma(2)

1Magister Sistem Teknik dan Transportasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
2Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: fahmi.amrozi@ugm.ac.id

INTISARI

Ruas jalan Congot–Ngremang di Kabupaten Kulon Progo merupakan jalur kolektor primer pendukung JJLS yang menghubungkan pesisir selatan dengan pusat ekonomi Yogyakarta dan Purworejo. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi perkerasannya menurun dan termasuk kategori rawan kecelakaan (blacklink). Kondisi ini mengindikasikan umur layan jalan telah mendekati batas rencana desain. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sisa masa layan perkerasan sebagai dasar dalam menetapkan alternatif penanganan kerusakan jalan yang efektif dan sesuai dengan kondisi struktur perkerasan. Metode penelitian ini menggunakan analisis backcalculation dengan ELMOD 7 berbasis data defleksi Falling Weight Deflectometer (FWD) untuk memperoleh modulus elastisitas tiap lapisan, yang selanjutnya digunakan dalam evaluasi sisa masa layan melalui pendekatan mekanistik–empirik. Analisis dengan ELMOD 7 menunjukkan modulus 843,6 MPa (HMA), 260,7 MPa (base), dan 83,9 MPa (subgrade). Evaluasi mekanistik–empirik menggunakan KENPAVE memprediksi keruntuhan struktural pada tahun ke-2 dengan sisa umur layanan sekitar 1 tahun akibat repetisi beban lalu lintas.

REFERENSI

AASHTO. (1993). AASHTO Guide for Design of Pavement Structures. American Association of State Highway and Transportation Officials. Washington, D.C.

Departemen Pekerjaan Umum, 2024. MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN No. 03/M/BM/2024. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga.

Dharma, S., & Prihatmantyo. (2023). Peningkatan Keselamatan pada Blacklink Daerah Rawan Kecelakaan (Studi Kasus Jalan Congot–Ngremang KM 2–KM 6 Kabupaten Kulon Progo).

FHWA. (2017). Using Falling Weight Deflectometer Data with Mechanistic – Empirical Design and Analysis, Volume III: Guidelines for Deflection Testing, Analysis, and Interpretation. FHWA-HRT-16-011. Washington DC.

Huang, Y.H., 2004. Pavement Analysis and Design. Second. Pearson Education. Kentucky: Pearson Education.

Huber, G. a., 1994. Weather Database for the SUPERPAVE TM Mix Design System, (February), 139.

Litman, T. (2011). Transportation and Economic Development. Victoria Transport Policy Institute.

Lytton, R. L., 1989. Backcalculation of Pavement Layer Properties. American Society for Testing and Materials. STP 1026, pp. 7-38.

Lytton, R.L. 1989. Backcalculation of Pavement Layer Properties, Nondestructive Testing of Pavements and Backcalculation of Moduli, ASTM STP 1026, ASTM International, West Conshohocken, PA. 

Ma’arif, A., & Nugroho, D. (2019). Pertumbuhan Lalu Lintas dan Tekanan Infrastruktur Jalan di Provinsi DIY. Jurnal Transportasi Dan Infrastruktur, 5(1), 22–30. 

Rahmawati, R., 2022. Prediksi Kerusakan Dan Sisa Umur Perkerasan Lentur Dengan Metode Mekanistik – Empirik Dan Backcalculation. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 

Suparma, L. (2021). The Use of Recycled Waste Plastics in Bituminous Composites School of Civil Engineering.

The Asphalt lnstitute, 1982. The Asphalt Institute. 1982. Research and Development of The Asphalt Institute’s Thickness Design Manual (MS-1). 9th ed. Research Report 82-2. Lexington, KY: The Asphalt Institute.

Wibowo, A., & Triatmodjo, B. (2018). Evaluasi Kinerja Jalan di Wilayah Perdesaan sebagai Pendukung Distribusi Barang dan Jasa. Jurnal Transportasi Terapan, 2(1), 35–42.

Wirawan, N., 2016. Cara Mudah Memahami Statistika Ekonomi dan Bisnis (Statistika Deskriptif). Denpasar: Keraras Emas.