Analisis Kepuasan Penumpang Terhadap Kinerja Layanan Intermoda Stasiun Tugu Yogyakarta

Elis Siti Munawaroh1, Sigit Priyanto*1, Dewanti1

1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: spriyanto2007@ugm.ac.id

INTISARI

Stasiun Tugu Yogyakarta merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di pusat perbelanjaan dan wisata Yogyakarta. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta yang melayani penumpang kereta api jarak jauh dengan berbagai jenis kelas kereta. Jumlah penumpang kereta api meningkat setiap tahunnya karena minat masyarakat yang tinggi terhadap kereta api sebagai sarana transportasi. Hal tersebut mendorong perusahaan kereta api untuk terus melakukan pengembangan stasiun dalam meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang. Oleh karena itu, diperlukan analisis pelayanan untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas pelayanan stasiun. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi di lapangan, permintaan data dari Stasiun Tugu Yogyakarta, dan distribusi kuesioner secara langsung kepada penumpang kerata api. Analisis dilakukan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menentukan kesesuaian tiap atribut dan menilai kepuasan penumpang terhadap seluruh fasilitas pelayanan yang ada di stasiun termasuk fasilitas alih moda. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna Stasiun Tugu Yogyakarta adalah 80% yang termasuk dalam kategori puas. Kinerja yang sudah baik perlu dipertahankan dan beberapa atribut yang termasuk dalam prioritas kepentingan perlu diperbaiki. Dapat disimpulkan bahwa pengguna Stasiun Tugu Yogyakarta merasa puas dengan fasilitas pelayanan yang diberikan.

REFERENSI

Stasiun Tugu Yogyakarta merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di pusat perbelanjaan dan wisata Yogyakarta. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta yang melayani penumpang kereta api jarak jauh dengan berbagai jenis kelas kereta. Jumlah penumpang kereta api meningkat setiap tahunnya karena minat masyarakat yang tinggi terhadap kereta api sebagai sarana transportasi. Hal tersebut mendorong perusahaan kereta api untuk terus melakukan pengembangan stasiun dalam meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang. Oleh karena itu, diperlukan analisis pelayanan untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas pelayanan stasiun. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi di lapangan, permintaan data dari Stasiun Tugu Yogyakarta, dan distribusi kuesioner secara langsung kepada penumpang kerata api. Analisis dilakukan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menentukan kesesuaian tiap atribut dan menilai kepuasan penumpang terhadap seluruh fasilitas pelayanan yang ada di stasiun termasuk fasilitas alih moda. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna Stasiun Tugu Yogyakarta adalah 80% yang termasuk dalam kategori puas. Kinerja yang sudah baik perlu dipertahankan dan beberapa atribut yang termasuk dalam prioritas kepentingan perlu diperbaiki. Dapat disimpulkan bahwa pengguna Stasiun Tugu Yogyakarta merasa puas dengan fasilitas pelayanan yang diberikan.