Muhammad Reza Artha Nugraha, Siti Malkhamah*1, Dewanti1
1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: malkhamah@ugm.ac.id
Dalam permasalahan kecelakaan lalu lintas, salah satu aspek yang berperan penting adalah daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Pada kondisi sekarang, penyebaran informasi terkait daerah rawan kecelakaan masih dilakukan secara konvensional. Selain itu berdasarkan benchmarking dari negara-negara di Eropa, informasi terkait tanggap darurat kecelakaan lalu lintas berperan dalam penurunan fatalitas terjadinya kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pengembangan untuk penyebaran informasi dengan platform yang lebih mudah kepada masyarakat melalui penyediaan sistem informasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas yang terintegrasi dengan informasi terkait tanggap darurat. Sebelum dilakukan perancangan sistem informasi yang dimaksud, maka perlu dilakukan pengukuran persepsi masyarakat terhadap kebutuhan terkait sistem informasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas terintegrasi di Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap kebutuhan terkait sistem informasi daerah rawan kecelakaan terintegrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif statistik kuantitatif. Dari hasil analisis diketahui bahwa profil responden penelitian sebagian besar sering menggunakan smarthphone dan internet, hal tersebut juga sudah didukung dengan fasilitas internet di lingkungan tempat tinggal yang sudah lancar. Pada analisis terkait persepsi kebutuhan, diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa setuju dan perlu untuk dibuat sistem informasi daerah rawan kecelakaan terintegrasi di Kota Yogyakarta.
REFERENSI
Badan Pusat Statistik Provinsi D.I Yogyakarta. 2023. “Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2022”.
Daerah Istimewa Yogyakarta
Badan Pusat Statistik Provinsi Kota Yogyakarta. 2023. “Kota Yogyakarta Dalam Angka Tahun 2022”. Kota
Yogyakarta
Bolla, M. E., Messah, Y. A., dan Koreh, M. M. B. (2013). “Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas (Studi
Kasus Ruas Jalan Timur Raya Kota Kupang)”. Jurnal Teknik Sipil, II(2), 147–156.
Jima And Sipos. 2023. “Examining traffic crash scene using density estimation and its relevance to determine
intersection zone road network blackspot location. The Egyptian Journal of Remote Sensing and Space Sciences”.
Egypt
Kurnianingsih, Theresia Niken (2019). ”Pembuatan Sistem Informasi Ancaman Bencana Kota Semarang”. Tesis.
Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Republik Indonesia. 2022. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Rencana Umum
Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan angkutan Jalan. Sekretariat Negara. Jakarta.
Saputro, Rizki Cahya. 2022.”Digitasi Daerah Rawan Kecelakaan Di Kabupaten Sleman Dengan Menggunakan WebGeographic Information System (Webgis)”. Skripsi. Kota Tegal: Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Sommerville, L. (2016). “Software Engineering. (M. Horton, Ed.) (10th ed.)”. United States of America: Pearson
Education, Inc.
Sugiyono. (2017). ”Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D”. Alfabeta.
Warpani. 1999. “Pengelolaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan”. Bandung: ITB
WHO. “Road Traffic Injuries”. Diakses melalui https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/road-trafficinjuries. Pada tanggal 2 November 2023.
Wijaya, Petrus Hendra et al. 2022. “Sistem Informasi Geografis Pemetaan Daerah Rawan Kecelakaan Berbasis Web
Di Kota Pontianak”. Jurnal Komputer dan Aplikasi. Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Volume 10, No. 01
(2022), hal 71-81