J. Permadi1*, F. Faris1, A. Rifa’i2

1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

2Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: jakapermadi12@mail.ugm.ac.id

Analisis Daya Dukung dan Mitigasi Fondasi Tiang Bor Memperhitungkan Kondisi Potensi Likuefaksi

J. Permadi(1), F. Faris(1), A. Rifa’i(2)

1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
2Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA

*Corresponding author: jakapermadi12@mail.ugm.ac.id

INTISARI

Infrastruktur ketenagalistrikan adalah indikator kemajuan elektrifikasi di Indonesia. Tantangan perencanaan ditemui karena adanya risiko bencana. Lokasi gardu induk Cikande memiliki risiko gempa, karakteristik tanah pasir lepas dan muka air tanah dangkal. Potensi likuefkasi dapat terjadi, selanjutnya analisis gempa lebih lanjut menggunakan kriteria modifikasi gerak (BSN, 2020) dan fungsi atenuasi NGA-West2 (Bozorgnia dkk., 2014). Analisis likuefaksi menggunakan teori simplified procedures (Idriss dan Boulanger, 2010; Seed dan Idriss, 1971) berdasarkan data SPT. Magnitudo gempa potensial adalah (M 6.8), dan nilai 𝑃𝐺𝐴𝑀 adalah 0,443g. Hasil analisis menunjukkan profil tanah BH-01 memiliki risiko paling tinggi terhadap likuefaksi pada kedalaman 4 hingga 18 meter. Mitigasi desain fondasi tiang bor akibat likuefaksi disimulasikan menggunakan perbandingan variasi diameter tiang dan jumlah tiang fondasi. Pengaruh likuefaksi sangat signifikan terhadap reduksi kapasitas tiang. Kapasitas tiang grup aksial mengalami penurunan sekitar ±72,66% dari Qall-statik 11.597,14 kN menjadi Qall-liq. 3.169,80 kN dan kapasitas tarik turun ±81,17% dari φRs-statik 10.557,80 kN menjadi φRs-liq. 1.922,59 kN. Hasil simulasi plaxis 2D menunjukkan respon non-linier interaksi tanah-tiang saat terjadi gempa dengan degradasi kekakuan progresif pada lapisan pasir yang terlikuefaksi.

REFERENSI

Boulanger, R.W., Idriss, I.M., 2014. CPT and SPT based liquefaction triggering procedures. Report No. UCD/CGM.-141.

Bozorgnia, Y., Abrahamson, N.A., Atik, L. Al, Ancheta, T.D., Atkinson, G.M., Baker, J.W., Baltay, A., Boore, D.M., Campbell, K.W., Chiou, B.S.-J., 2014. NGA-West2 research project. Earthquake Spectra 30, 973–987.

BSN, 2020. SNI 8899-2020 Tata cara pemilihan dan modifikasi gerakan tanah.

BSN, 2019. SNI 1726-2019 : Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung.

BSN, 2017. SNI 8460-2017 Persyaratan perencanaan geoteknik. 8460–2017.

Dan A. Brown, John P. Turner, Raymond J. Castelli, Erik J. Loehr, 2018. Drilled Shafts: Construction Procedures and Design Methods. USA.

Day, R.W., 2010. Foundation engineering handbook: design and construction with the 2009 international building code. McGraw-Hill Education.

ESDM, 2023. Peta Patahan Aktif Indonesia [WWW Document]. URL https://geologi.esdm.go.id/geomap/pages/preview/peta-patahan-aktif-indonesia (diakses 5.8.23).

FHWA, 2009. LRFD Seismic Analysis and Design of Transportation Geotechnical Features and Structural Foundations Reference Manual Interims AASHTO Guide Specifications for LRFD Seismic Bridge Design.

Idriss, I.M., 1999. An update to the Seed-Idriss simplified procedure for evaluating liquefaction potential. Proc., TRB Worshop on New Approaches to Liquefaction, Pubbl. n. FHWA-RD-99-165, Federal Highway Administation.

Idriss, I.M., Boulanger, R.W., 2010. SPT-based liquefaction triggering procedures. Rep. UCD/CGM-10 2, 4–13.

Kementrian PUPR, 2021. Peta Desain Spektra Indonesia [WWW Document]. Direktorat Jenderal Cipta Karya

Kementerian PUPR. URL https://rsa.ciptakarya.pu.go.id/2021/ (diakses 8.1.25).

O’Neil, M.W., Reese, L.C., 1999. Drilled shafts: Construction procedures and design methods. United States. Federal Highway Administration. Office of Infrastructure.

Pawirodikromo, W., 2012. Seismologi Teknik & Rekayasa Kegempaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Primadya, R., 2025. Wujud Negara Hadir, Pemerintah dan PLN Berhasil Listriki 99,92 Persen Desa di Seluruh Indonesia [WWW Document]. https://web.pln.co.id/cms/media/siaran-pers/2025/01/wujud-negara-hadir-pemerintah-dan-pln-berhasil-listriki-9992-persen-desa-di-seluruh-indonesia/.

Reese, L.C., O’Neill, M.W., 1989. New design method for drilled shafts from common soil and rock tests, dalam: Foundation Engineering: Current principles and practices. ASCE, hlm. 1026–1039.

Seed, H.B., Idriss, I.M., 1971. Simplified procedure for evaluating soil liquefaction potential. Journal of the Soil Mechanics and Foundations division 97, 1249–1273.

Tomlinson, M., Woodward, J., 2007. Pile design and construction practice. CRC press.

Tsuchida, H., 1970. Prediction and countermeasure against the liquefaction in sand deposits, dalam: Abstract of the seminar in the Port and Harbor Research Institute. hlm. 31–333.

Tsukamoto, Y., Ishihara, K., 2022. Advances in Soil Liquefaction Engineering. Springer Series in Geomechanics and Geoengineering, Tokyo.

USGS, 2023. Earthquake Hazards Program [WWW Document]. URL https://earthquake.usgs.gov/ (diakses 7.31.25).

Youd, T.L., Idriss, I.M., 2001. Liquefaction resistance of soils: summary report from the 1996 NCEER and 1998 NCEER/NSF workshops on evaluation of liquefaction resistance of soils. Journal of geotechnical and geoenvironmental engineering 127, 297–313.