Irwan1*, M.A. Thaha1, S. Rahman2
1Departemen Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin, Gowa, INDONESIA
2Departemen Teknik Kelautan, Universitas Hasanuddin, Gowa, INDONESIA
*Corresponding author: irwangani03@gmail.com
Irwan(1)*, M.A. Thaha(1), S. Rahman(2)
1Departemen Teknik Sipil, Universitas Hasanuddin, Gowa, INDONESIA
2Departemen Teknik Kelautan, Universitas Hasanuddin, Gowa, INDONESIA
*Corresponding author: irwangani03@gmail.com
Gelombang yang datang secara terus-menerus ke garis pantai dapat menyebabkan abrasi, erosi, dan kerusakan pada ekosistem pesisir maupun infrastruktur di sekitarnya. Untuk mengatasi masalah tersebut, para peneliti mengembangkan berbagai bentuk dan tipe pemecah gelombang (breakwater) sebagai struktur pelindung pantai. Salah satu perlindungan pantai yang digunakan
untuk pantai berlumpur adalah menggunakan pemecah gelombang tipe permeabel atau berpori yang lolos air. Tinjauan pustaka ini dilakukan dengan mengkaji beberapa penelitian pemecah gelombang berpori terhadap nilai koefisien transmisi dan koefisien refleksi. Jurnal ini dipilih melalui empat tahapan utama, yaitu pemilihan basis data, pencarian awal, seleksi sampel, dan penyempurnaan akhir. Basis data yang digunakan meliputi Web of Science, dan Google Scholar karena memiliki cakupan luas serta reputasi yang baik dalam publikasi ilmiah bidang teknik kelautan dan teknik pantai. Selanjutnya, dilakukan proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta secara spesifik membahas kinerja hidrodinamika yang terdiri koefisien transmisi dan koefisien refleksi. Berbagai model seperti blok beton berpori, dinding berpori, blok beton terkait, hingga keranjang berisi batu menunjukkan nilai Kt dan Kr yang berbeda, performanya berkisar 20% sampai dengan 80% terhadap tinggi gelombang datang. Desain perlu mempertimbangkan keseimbangan antara kemampuan mereduksi energi gelombang melalui refleksi dan disipasi energi pada struktur agar diperoleh desain yang efektif dalam melindungi kawasan pesisir.
REFERENSI
Hariati, F., Muhammad, F., & Taqwa, L. (2020). Kajian konseptual pemecah gelombang. 5(1), 31–37.
Hendra Achiari1 at. al. (2020). Analisis Refleksi dan Transmisi Gelombang Pada Pemecah Gelombang Tiang Pancang. December, 723–738. https://doi.org/http://doi.org/10.29244/jitkt.v12i3.27591
I Ketut Dharma Setiawan dan Juventus W.R. Ginting. (2018). Wave Reflection on Interlocking Concrete Block Submerged Breakwater. 33–42. https://doi.org/https://doi.org/10.32679/jth.v9i1.335
Imran Al Hamzah, et al. (2025). Pengaruh Variasi Diameter Lubang Pada Breakwater Sisi Miring Berpori Terhadap Koefisien Refleksi Dan Transmisi. 12(4), 1494–1500.
Kuswadi, D., Tugiono, S., Wahono, E. P., & Zakaria, A. (2022). Study Refleksi Gelombang Menggunakan Model Breakwater Tipe Dinding Berpori Dengan Pemodelan Fisik 2-D. 10(2), 257–266. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jrsdd.v10i2.2572
Mulyawan, D., Paotonan, C., Kelautan, D. T., Hasanuddin, U., Breakwater, H., & Transmisi, K. (2023). Studi Eksperimental Pengaruh Panjang Struktur Hanging Breakwater Terhadap Transmisi Gelombanga. 5(2), 186–190.
Paotonan, C., Rahman, S., Umar, H., Putra, T. P., Teknik, D., Fakultas, K., & Universitas, T. (2021). FORMULASI ANALITIS GAYA GELOMBANG PADA HANGING. 4(1), 86–92. Robert, R. G. D. and R. A. D. (2004). Coastal Processes with Engineering Aplications. https://scispace.com/pdf/coastal-processes-with-engineering-applications-3wb35rwhzk.pdf
Sujantoko, et al. (2022). Stability Analysis of Concrete Block Anchor on Steep-Slope.
Tamrin, P. S., Parung, H., Thaha, A., & Blok, A.–. (2014). Studi Eksperimental Tembok Pemecah Gelombang dari Bata Beton Berlubang. 6–10.