Gusti Adrian, Arief Setiawan Budi Nugroho*, Inggar Septhia Irawati
1Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, INDONESIA
*Corresponding author: arief_sbn@ugm.ac.id
Keterlambatan pembayaran dalam proyek konstruksi menjadi permasalahan krusial karena dapat menghambat kelancaran pelaksanaan, menekan arus kas, serta menimbulkan kerugian finansial bagi seluruh pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pembayaran proyek, menganalisis perbedaan persepsi antar stakeholder (kontraktor, konsultan, dan owner), serta merumuskan solusi yang tepat. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 68 responden dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi proses yang buruk, ketidak lengkapan dokumen pembayaran, dan ketidakpuasan stakeholder menjadi faktor dominan penyebab keterlambatan. Analisis juga mengungkap adanya perbedaan persepsi signifikan antar stakeholder pada beberapa faktor. Adapun solusi yang dipandang paling efektif meliputi penyiapan dokumen penagihan yang lengkap, penguasaan kontrak secara mendetail, serta perencanaan dan studi kelayakan yang lebih baik. Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi para stakeholder untuk meminimalkan risiko keterlambatan pembayaran pada proyek konstruksi.
REFERENSI
Adaku, E. (2023). Legal and Contractual Approaches to Mitigating Late Payments. International Journal of Project
Management, 41(2), 89–100.
Akensiku, O. E. (2016). Late Payment Practices in the Construction Industry. International Journal of Construction
Management, 16(4), 295–304.
Al-Tabtabai, H. (2002). Factors Affecting Construction Delays. Journal of Construction Engineering and Management, 128(6),
512–520.
Amoako, K. B. (2011). Payment Security Legislation in Construction: A Review. Building Research & Information, 39(3), 240
252.
Ansah, S. K. (2011). Causes and Effects of Delayed Payments on SMEs in the Construction Industry. Journal of Construction
in Developing Countries, 16(1), 51–69.
Azmana, M. N. A. (2023). Information Systems Integration in Construction Management. Asian Journal of Civil Engineering,
24(2), 145–154
Bageis, A. S. (2024). Improving Construction Payment through Special Project Bank Accounts. Construction Law Journal,
40(1), 14–22.
Che Munaaim, M. E. (2019). Strategies for Speeding Up Payment Certification in Construction. Journal of Civil Engineering
and Management, 25(3), 235–243.
Chadee, A. (2023). Blockchain Applications in Construction Payment Processes. Journal of Engineering, Project, and
Production Management, 13(1), 17–26.
Hatmoko, J. U. D. (2022). Pengelolaan Risiko dalam Proyek Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 35(2), 75–82.
Idowu, A. O. (2022). Administrative Processes in Construction Projects. Journal of Building Performance, 13(2), 33–45.
Idowu, A. O. (2023). Project Feasibility Studies and Their Impact on Payment Processes. International Journal of Construction
Management, 23(1), 1–9.
Listanto, B. (2018). Analisis Keterlambatan Pembayaran pada Proyek Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 25(1), 45–52.
Odenigbo, O. G. (2020). Delay Factors in Construction Projects. Construction Economics and Building, 20(3), 22–36.
Richard, M. O. (2023). Reforming Approval Processes in Public Infrastructure Projects. Journal of Construction Engineering
and Management, 149(2), Article ID 04022095.
Samaraweera, P. D. P. (2019). Impact of Payment Delays on Construction Performance. Built Environment Sri Lanka, 16(2),
15–22.
Sambasivan, M. and Soon, Y. W. (2007). Causes and Effects of Delays in Malaysian Construction Industry. International
Journal of Project Management, 25(5), 517–526.
Wan Ismail, W. N. (2023). Progressive Payment Systems for Infrastructure Projects. Malaysian Journal of Civil Engineering,